Kursus dan belajar komputer ms office, digital marketing, web programming, jaringan, linux, windows server, php, vb.net, mysql, mikrotik, seo, web desain, wordpress, cysco, database, oracle di cileungsi


Postingan Terbaru

Info Kursus Komputer YMII Cileungsi : 0858 8188 5768 (Mas Tris)

Senin, 14 November 2022

Apa itu CSS?

Sebuah website bisa terdiri dari berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus halaman. Jika setiap kita mengubah halaman website tersebut kita harus mengubah formatnya satu per satu maka akan sangat repot. Namun, jika kita menggunakan CSS maka hal diatas bukan lagi sebuah masalah karena dengan CSS kita bisa menyimpan format dan menggunakannya kapan pun dan dimana pun kita inginkan.

Seperti terbantunya kita dengan Formatting and style dalam membuat dokumen office, maka style sheets juga sangat penting dalam membuat halaman HTML yang dinamis. Memang menggunakan style sheet bukan suatu keharusan dalam membuat web, namun jika kita memiliki web dengan halaman yang sangat banyak, kita akan kesulitan dalam debugging, perbaikan dan perawatannya.

Dengan style sheet, anda bisa membuat efek-efek tertentu untuk konten web anda. Misalnya saja anda ingin supaya bagian header dari tabel di web anda akan selalu ber-font Verdana, ukuran 16 dan berwarna hitam. Maka anda definisikan style tersebut untuk tag <TH>. Contoh lain misalnya anda ingin tulisannya bertipe Verdana dan ukuran 12, maka definisikan style tersebut pada tag <p>. 

Cascading Style Sheet (CSS) sudah didukung oleh hampir setiap web browser karena CSS telah di standarkan oleh World Wide Web Consortium ( W3C). Jadi ini pilihan tepat bagi anda untuk memformat halaman user web anda agar terlihat cantik dimanapun dia dibuka.

Ada 4 cara memasang kode CSS ke dalam kode HTML/ halaman web:

  1. Inline style sheet (memasukan kode CSS langsung pada kode HTML)
  2. Internal Style sheet (embed atau memasang kode CSS ke dalam bagian <head>
  3. Me-link ke eksternal CSS
  4. Imfort CSS file

Inline Style Sheet 

Cara ini adalah menuliskan langsung script CSS ke dalam tag HTML yang diinginkan. Cara ini sebaiknya hanya digunakan jika anda mau memformat suatu elemen satu kali saja.

Internal Style Sheet

Selain cara diatas, anda bisa juga menempelkan Kode CSS diantara tag <head> dan </head>. Hal ini disebut dengan internal style sheet. Artinya, style sheetnya berada pada file html bersangkutan namun diletakan khusus pada suatu tempat yaitu diantara tag <head> dan </head>. Penulisan CSS dengan cara ini diawali dengan tag <style> dan diakhiri dengan tag </style>.

External Style Sheet

Kode CSS external ditulis dalam satu file terpisah yang di simpan dengan ekstensi CSS. Anda kemudian harus memanggil file CSS tersebut pada semua halaman web yang memerlukannya.  Dengan cara ini, anda hanya perlu memiliki satu set kode CSS yang digunakan untuk semua halaman web anda. Jadi ada dua langkah dalam pengimplementasikan CSS dengan cara ini.

Import CSS

Anda bisa juga meng-import CSS ke dalam suatu file CSS yang lain menggunakan tag import.

Penggunaan lebih dari satu kode CSS

Apabila ada lebih dari satu kode CSS untuk satu elemen, maka yang akan digunakan adalah kode yang paling spesifik. Misalnya dalam satu halaman web, menggunakan eksternal style sheet h1.css.

Class

Gunakan class untuk membuat berbagai macam variasi bagi satu tag HTML.



Jangan lupa belajar komputer biar ga GAPTEK dan bisa bersaing di era DIGITAL
.
Investasi Terbaik adalah Investasi Ilmu
.
Saat ini, penguasaan ilmu komputer sangat bermanfaat untuk menunjang karir dan pekerjaaanmu
.
Yuk Belajar Komputer di Kursus Komputer YMII Cileungsi
.
Bisa Online atau Offline
.
1 Pengajar 1 Peserta (Privat)
.
Paket Kursus Lengkap dari pemula sampai mahir
.
Info lebih lanjut hubungi:
0858 8188 5768 (Mas Tris)
.
wa: wa.me/6285881885768
.
Lokasi:
Kampus 1
Perum Harvest City Cluster Bromelia B9 No 12 Cileungsi Bogor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar