Kursus dan belajar komputer ms office, digital marketing, web programming, jaringan, linux, windows server, php, vb.net, mysql, mikrotik, seo, web desain, wordpress, cysco, database, oracle di cileungsi

Postingan Terbaru

Jumat, 22 Juni 2018

Studi Kasus Menghitung Upah dan Lembur menggunakan IF Sederhana

Bismillah..
Kali ini kita akan belajar menghitung upah dan lembur karyawan seperti data dibawah ini:


Nah, misalnya ada kasus seperti diatas, bagaimana cara menghitung jam bekerja setelah ditentukan jam masuk dan keluar karyawan, kemuudian berapa jam kerja yang sebenarnya, kemudian kita input hari sesuai dengan tanggal, upah kerja dan upah lembur sesuai dengan ketentuan.

Rumus menghitung jam kerja seperti dibawah ini :

=(D15-C15)*24

Kemudian untuk menghitung jam lembur dengan cara :

=E15-8

dengan asumsi bahwa jam kerja karyawan adalah 8 jam.

Kemudian menghitung jam kerja karyawan tanpa lembur adalah jam bekerja - jam lembur
Selanjutnya untuk mengisi hari kerja kita sesuaikan dengan tanggal, misal tanggal 1 juni 2018 adalah jumat, maka kita tulis jumat di cell paling atas dan kita tarik kebawah sampai dengan tanggal 30 juni misalnya.

Selnjutnya kita hitung upah dan upah lembur sesuai dengan ketentuan yang diatas.
1. upah :

=IF(H15="minggu";G15*$F$10;$F$9*G15)
F10 dan F9 kita buat sebagai nilai mutlak supaya saat ditarik kebawah tidak ikut.

2. upah lembur

=IF(H15="Minggu";F15*$F$12;$F$11*F15)

F12 dan F11 kita buat absolute value.

Ok, sekian dulu tutorial kali ini, pastinya ini belum tentu sesuai dengan ditempat kerja anda masing-masing karena yang ditekankan disini adalah pemahaman rumus dan juga logika kita harus bisa mengatur kapan rumus ini dipakai.

Semoga bermanfaat dan wasalamu'alaikum war. wab..